Menu

Mode Gelap
Bersama Komunitas Sepeda, Kapolres Lampura Edukasi Masyarakat Hidup Sehat dan Hemat BBM Berulah Pornoaksi, Pria Bertato Ditangkap Polisi Mardiana Sosialisasikan Perda Prov Lampung tentang Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM Sempat Kabur, DPO Tersangka Narkoba Terciduk Polres Lampura Gelar Perkara, Lima dari Enam Terduga Provokator Ditetapkan Tersangka

Hukum & Kriminal WIB ยท

Polres Lampura Gelar Perkara, Lima dari Enam Terduga Provokator Ditetapkan Tersangka


					Polres Lampura Gelar Perkara, Lima dari Enam Terduga Provokator Ditetapkan Tersangka Perbesar

LAMPUNG UTARA (RNSI/SMSI) – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara (Lampura) tetapkan lima dari enam terduga pelaku sebagai tersangka provokator.

Usai gelar perkara, kelima pelaku itu ditetapkan tersangka pasca diduga sebagai provokator dengan melakukan penyerangan terhadap anggota Satresnarkoba Polres Lampura yang menjadi penyebab kaburnya pelaku bandar sabu yang sudah diamankan petugas dekat stasiun kereta api (KA) Blambanganpagar.

Kelimanya juga ditetapkan tersangka dikarenakan melakukan pengrusakan fasilitas stasiun KA Blambanganpagar pada Rabu, 21 September 2022, sekira pukul 21.00 WIB.

Kasat Reskrim Lampura AKP Eko Rendi Okthama membenarkan pihaknya saat ini sudah menetapkan lima dari enam orang yang diamankan terduga provokator saat hendak menyerang petugas beberapa hari lalu.

“Sudah jadi TSK 5 orang dan 1 kita jadikan saksi,” kata Kasat Reskrim Lampura, AKP Eko Rendi Okthama, mewakili Kapolres Lampura, AKBP Kurniawan Ismail, saat dikonfirmasi.

Untuk kelima orang yang ditetapkan tersangka, yakni berinisial SR (28), OK (21), YR (24), FF (28), dan RI (31).

Kelima orang terduga tersangka itu terancam pasal berlapis.

“Kelima terduga tersangka itu juga dapat dikenakan Pasal 170 KUHP, Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan yang dilakukan secara bersama-sama dan pasal Pasal 212 jo Pasal 214 KUHP,” terangnya.

Diketahui, berdasarkan pasal 170 (1) Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan, (2) Yang bersalah diancam, 1. Dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun, jika ia dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka.

Pasal 406, (1) Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan, merusakkan, membikin tak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Baca Juga :  Tekab 308 Polsek Abung Semuli Ringkus Tersangka Curas

Pasal 212, barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Jo, Pasal 214, (1) Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 jika dilakukan oleh dua orang atau lehih dengan bersekutu, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. (*/red)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Berulah Pornoaksi, Pria Bertato Ditangkap Polisi

24 September 2022 - 14:50 WIB

Sempat Kabur, DPO Tersangka Narkoba Terciduk

23 September 2022 - 17:30 WIB

Dendam Kerap Dihina, Oknum Polisi Polsek Waypengubuan Tembak Mati Rekan Kerjanya

5 September 2022 - 17:18 WIB

Pesta Sabu, Tiga Pemuda Diamankan Polisi

2 September 2022 - 11:06 WIB

Polsek Muarasungkai Tangkap Pelaku Judi Koprok

26 Agustus 2022 - 13:54 WIB

Main Togel Online, Polisi Ciduk Dua Warga Bungamayang

26 Agustus 2022 - 12:33 WIB

Trending di Hukum & Kriminal
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: