Menu

Mode Gelap
Ta’aruf STEBI Liwa TA 2022-2023: Mahasiswa adalah Agent of Change Pelajar Pesibar Diimbau Wajib Gunakan Helm Bina Warga Sukadanaudik, Mardiana Tegaskan Keutuhan Bangsa Berpedoman pada Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampura DPP GPPMP Luncurkan 25 Kandidat Tokoh Inspiratif Kandidat Peraih Award 2022

Lampung Tengah WIB ·

Duel Maut Sengketa Lahan, Dua Korban Tewas Dikeroyok Massa dan Satu Luka Berat


					Duel Maut Sengketa Lahan, Dua Korban Tewas Dikeroyok Massa dan Satu Luka Berat Perbesar

Lampung Tengah (Restorasi News Siber lndonesia/SMSI) – Diduga terkait perebutan lahan tanah, satu orang warga Kampung Bumi Aji, dan satu warga Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Lampung tengah, tewas usai baku hantam dengan puluhan warga Kampung Negara Bumi ilir, tepatnya depan gerbang SMK Unggulan terpadu, Kecamatan setempat, Kamis, 14 Januari 2021.

Diketahui, kedua korban tersebut bernama, Abdul Rahman (50) warga Kampung Bumi Aji Kec.Anak Tuha dan Edison Raka (40) warga Kampung Haji Pemanggilan. Korban diduga dikeroyok oleh puluhan warga Kampung Negara Bumi ilir. Kedua korban ditemukan warga tewas bersimbah darah, tepatnya di depan BPPT gerbang SMK Unggulan Terpadu.

Dari data yang dihimpun di lapangan, keributan tidak seimbang itu berawal dari perebutan lahan tanah milik BPPT yang sudah dikuasai oleh warga Kampung Negara Bumi ilir, yang ingin direbut oleh A. Rahman.

Dari keterangan resmi Kapolres Lamteng, AKBP. Popon Ardianto Sunggoro, membenarkan bahwa kejadian tersebut sekitar pukul 13:00 WIB, dimana adanya perkelahian yang menyebabkan dua orang meninggal dan satu luka berat.

“Kejadian sekitar jam 13.00 WIB, antara warga Kampung Bumi Aji dan Kampung Negara Bumi Ilir, korban meninggal dunia dari Kampung Bumi Aji, dan dari Kampung Haji Pemanggilan. Sedangkan dari pihak lawan, Kampung Negara Bumi ilir ada satu korban yang mengalami luka berat,” terang Kapolres.

Selain itu, menurut Kapolres, terkait motif perkelahian yang berujung maut itu disebabkan saling klaim lahan tanah, dan kedua belah pihak tidak ada yang mau mengalah, sehingga menyulut terjadinya keributan. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan pihak Polres Lamteng, telah menerjunkan seluruh personelnya.

“Untuk saat ini kita sudah menerjunkan personil untuk mengamankan lokasi tersebut. Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan hal-hal yang belum jelas,” harapnya.

Baca Juga :  KBM Tatap Muka di Lamteng Ditunda¬†

Terpisah, menurut Firdaus Setiawan mewakili salah satu keluarga korban yang juga anak menantu dari korban A.Rahman mengaku tidak begitu jelas akar permasalahan terjadinya perkelahian, yang menyebabkan mertua meninggal.

“Diduga Karena tidak terima tanah tersebut ingin direbut, terjadi lah adu mulut yang beruntung perkelahian tidak seimbang. Saya cuma dapat kabar dari saudara yang mengatakan bahwa, buyah Rahman ribut dan, sudah almarhum,” ungkap Firdaus.

Mendapat kabar tersebut, Firdaus bersama beberapa keluarga meluncur ketempat kejadian perkara. Sesampainya di lokasi keadaan Rahman sudah tergeletak tidak bernyawa dengan puluhan luka di sekujur tubuh.

“Di lokasi sudah penuh luka bacok, Karena harus menunggu pihak kepolisian buyah belum dibawa pihak keluarga. Pihak polisi hendak melakukan visum. Saya selaku keluarga tidak berkenan, saya hanya minta hukum ditegakkan dan hal ini diusut sampai tuntas,” harap dia. (ki)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Peringati 1 Muharram 1444 H, Kampung Sriwaylangsep ‘Tanggep’ Wayang Kulit Semalam Suntuk

3 Agustus 2022 - 14:07 WIB

Kadis PMK Lamteng : Pengelolaan BUMK Wajib Disertai Renstra

3 Agustus 2022 - 10:19 WIB

Soal Anggaran Disdikbud Lamteng TA 2021, Komisi IV akan Gelar Hearing

1 Agustus 2022 - 18:02 WIB

Tiga Tahun Pimpin Lampung Tengah, Bupati Musa Ahmad dan Wabup Ardito Wijaya Tidak Tepati Janji Saat Kampanye Pilkada?

31 Juli 2022 - 20:17 WIB

Pembangunan Islamic Center Lamteng, NGO JPK Korda Temukan Sejumlah Dugaan Penyimpangan Pekerjaan Rekanan

29 Juli 2022 - 19:34 WIB

Oknum BPBD Lamteng Diduga Lakukan Tindak Pencabulan Anak di Bawah Umur

28 Juli 2022 - 13:15 WIB

Trending di Lampung Tengah
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: