Menu

Mode Gelap
Ta’aruf STEBI Liwa TA 2022-2023: Mahasiswa adalah Agent of Change Pelajar Pesibar Diimbau Wajib Gunakan Helm Bina Warga Sukadanaudik, Mardiana Tegaskan Keutuhan Bangsa Berpedoman pada Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampura DPP GPPMP Luncurkan 25 Kandidat Tokoh Inspiratif Kandidat Peraih Award 2022

Lampung Utara WIB ·

Zona Merah, Pemkab Lampura Tidak Izinkan Kegiatan Keramaian


					Zona Merah, Pemkab Lampura Tidak Izinkan Kegiatan Keramaian Perbesar

Lampung Utara (Restorasi News Siber Indonesia/SMSI) – Masuki zona merah, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengeluarkan prosedur tetap (Protap) Covid-19 dengan tidak lagi merekomendasikan izin keramaian. Sesuai dengan surat edaran Gubernur Lampung.

Bahkan kata Lekok, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) setempat akan memerintahkan Satuan Tugas Khusus untuk turun langsung disetiap keramaian.

“Kita tidak lagi merekomendasikan keramaian, dan akan menerjunkan Satgasus disetiap keramaian untuk menegakkan Protap Covid-19, guna menekan penyebaran pandemi yang mulai tidak terkendali,” kata Lekok, Kamis kemarin, 21 Januari 2021.

Bahkan menurut Lekok, pihaknya akan memberikan sanksi kepada setiap pihak yang berani melanggar Protap tersebut.

“Sudah tertuang di Pergub nomor 3 tahun 2020, dengan memberikan sanksi sosial, finansial, bahkan sanksi sanksi pidana,” tegas Lekok.

Protap ini, menurut Lekok, diberlakukan sejak dikeluarkannya surat edaran tersebut. Dia menjelaskan pihaknya sudah memanggil Satgassus, untuk menegakkan protap tersebut, sampai ke tingkat Kecamatan.

“Satgasus akan diterjunkan ketitik keramaian, sampai tingkat desa. Ini dikuatkan kembali melalui surat edaran Bupati nomor : 360/95.41-LU/2021 tentang peningkatan pengendalian penyebaran Covid-19 tertanggal 21 Januari 2021,” terangnya.

Adapun lima point surat edaran Bupati Lampura tentang peningkatan pengendalian penyebaran Covid-19, sebagai berikut :

1. Pemkab tidak lagi memberikan rekomendasi izin keramaian (pesta pernikahan/ kegiatan keagamaan, dll).

2. Satuan Tugas Khusus Kabupaten, Kecamatan, Desa agar bersinergi mengawasi secara ketat dan menegakan penerapan protokol kesehatan di setiap kerumunan dengan cara hadir langsung di lokasi.

3. Satgasus melakukan razia rutin penerapan prokes di tempat – tempat umum tertentu yang jadi pusat berkumpulnya orang – orang.

4. Unsur Satgas (Dinas Perhubungan) mengaktifkan kembali pencatatan pelaku perjalanan di titik – titik tertentu yang menjadi tempat transit pelaku perjalanan.

Baca Juga :  Hidup dalam Kondisi Serba Terbatas, Bun Yani Terima Saluran Donasi KJB Lampura 

5. Satgas Covid-19 kecamatan dan desa mengaktifkan kembali pencatatan pelaku perjalanan di wilayah masing – masing dan mengoordinasikan dengan Satgas Covid-19 Kabupaten pada kesempatan pertama. (Kis)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampura

5 Agustus 2022 - 16:03 WIB

Peringati Tahun Baru Islam 1444 H, Polres Lampura Gelar Doa Bersama

4 Agustus 2022 - 12:26 WIB

Agenda Wabup Lampura Padat, Kabid Infokom : Kami Berjibaku dengan Waktu

4 Agustus 2022 - 01:26 WIB

Anggaran Dinkes Lampura Bocor, Kejari Lampura Pantau Adanya Double Costing

29 Juli 2022 - 20:19 WIB

DR. Slamet Haryadi: Problematika Audit BPK di Sekretariat DPRD, APH Lampura Dapat Dipastikan Lakukan Pantauan

28 Juli 2022 - 07:53 WIB

Terkait Pekerjaan Peningkatan Saluran Irigasi Wayrarem, Kapten Jauhari Sebut Kinerja Wartawan “Tolol”?

26 Juli 2022 - 21:08 WIB

Trending di Lampung Utara
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: