Menu

Mode Gelap
Desa Padangratu-Negerisakti Terima Manfaat Program Aspirasi PISEW dan P3TGAI 2022 Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Antardesa Mardiana Pantau Proses Pengerjaan PB BSPS Gunungbesar Mardiana Pantau Proses Pekerjaan PB BSPS 2022 Gunungbesar Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Desa Sinarmulya – Sukasari

Inspirasi & Inovasi WIB ·

KWT Sekarsari Pelopori Rumah Bibit Aman Pangan Desa Wonomarto


					KWT Sekarsari Pelopori Rumah Bibit Aman Pangan Desa Wonomarto Perbesar

Lampung Utara (RNSI-SMSI)-Di tahun 2020, Dinas Pertanian Provinsi Lampung menggelontorkan dana hibah stimulan bagi sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di provinsi paling ujung Pulau Sumatera.

Dana hibah stimulan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat, khususnya yang ada di desa-desa.

Salah satu penerima dana hibah itu, yakni KWT Sekarsari yang berdomisili di Dusun Karangsari, Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara.

Menurut keterangan yang disampaikan Kepala Desa Wonomarto, Waskito Yusika, bantuan dana hibah itu diberdayakan dengan pemanfaatan rumah bibit.

“KWT Sekarsari memanfaatkan bantuan yang digulirkan Dinas Pertanian Provinsi Lampung melalui Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara dengan membuat rumah bibit,” kata Waskito Yusika, saat diwawancarai, Rabu, 6 Januari 2021, di kantornya.

Rumah bibit yang dimaksud, lanjut Waskito, berupa pembudidayaan bibit tanaman sayuran, buah-buahan, kolam ikan, ternak bebek, juga pengembangbiakan kambing.

“Dana hibah stimulan yang diberikan pada tahun anggaran 2020 senilai Rp. 50 juta,” terangnya, seraya menyampaikan KWT Sekarsari Dusun Karangsari, Desa Wonomarto ini sebagai KWT percontohan di Lampura.

Sementara itu, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekarsari, Ibu Fiki, menyampaikan, hasil produksi pertanian dari rumah bibit yang dikelola kelompoknya itu dijual untuk masyarakat umum dan dibagikan untuk warga sekitar yang tergabung sebagai anggota.

“Anggota KWT Sekaraari saat ini sebanyak 30 orang. Dan alhamdulillah, di akhir tahun 2020, kelompok kami mendapatkan laba bersih mencapai Rp. 5,5 juta,” ucapnya.

Dari pemghasilan tersebut, lanjutnya, anggota KWT Sekarsari mendapatkan manfaat langsung berupa bagi hasil.

“Selain itu, kelompok kami juga membentuk tim bakul sayur yang mendistribusikan hasil produksi pertanian ke konsumen yang ada di Desa Wonomarto dan desa-desa terdekat,” kata Fiki.

Baca Juga :  Takokak Mampu Atasi Diabetes Hingga Mencegah Penyakit Kanker

Disampaikan lebih lanjut, anggota KWT Sekarsari saat ini juga tidak lagi terjerat praktik rentenir dikarenakan dalam kelompok itu dirancang program simpan pinjam kelompok. (ardi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Tanaman Aquascape Butuh Injeksi CO2

20 Mei 2022 - 22:45 WIB

DPM-TSP Pekanbaru Luncurkan Aplikasi PIC, Informasi Investasi

20 Mei 2022 - 14:08 WIB

Pembudidaya Ikan Gurame di Ciamis Mampu Raup Jutaan Rupiah

19 Mei 2022 - 18:40 WIB

Agrobisnis Tanaman Hias Masih Prospektif, Mampu Raup Puluhan Juta Rupiah

8 Mei 2022 - 05:50 WIB

Industri Kreatif Batu Akik Kembali Marak

27 Januari 2022 - 17:27 WIB

Ayo Tanam Pepaya California, Jadikan Pekarangan Lebih Produktif

18 November 2021 - 08:26 WIB

Trending di Inspirasi & Inovasi
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: