Kisruh PPN Kalibalangan, Camat Absel Respon Cepat Koordinasi dengan Depag Lampura

Lampung Utara

LAMPUNG UTARA (RNSI) – Soal warga Desa Kalibalangan, Abung Selatan, geruduk KUA setempat karena ketidakpuasan warga atas pelayanan Petugas Pencatat Nikah (PPN) yang mempersulit penyerahan buku nikah, direspon cepat.

Camat Abung Selatan, Dedi Irawan, melakukan gerak cepat untuk merespon keinginan masyarakat dengan berkoordinasi dengan Departemen Agama Kabupaten Lampura.

“Kedatangan saya kesini untuk berkoordinasi kepada Kepala Depag Lampura atas permasalahan itu dan diharapkan dari Depag untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang saya teruskan,” jelas Dedi Irawan, Kamis (23/11/2023), saat ditemui di halaman Kantor Depag.

Dijelaskannya pula bahwa Kepala Depag tidak berhasil ditemui karena sedang melakukan Dinas Luar (DL) namun melalui Humas telah disampaikan keluhan masyarakat.

“Kebetulan Kandepag tidak berada ditempat, demikian halnya Kabag TU namun melalui Humas telah disampaikan dan mereka berjanji akan diteruskan ke pimpinan mereka dan kita tunggu hasil selanjutnya,” pungkas Camat.

Untuk diketahui setelah terjadi insiden protes warga ke KUA Abung Selatan maka buku nikah langsung diserahkan oleh PPN tersebut padahal pihak keluarga dan Pemdes Kaibalangan sebelum hari H akad nikah telah memperingatkan.

“Itu yang saya sesalkan setelah warga marah baru diserahkan buku nikah padahal berkali – kali diperingatkan dan hal tersebut merupakan kesengajaan petugas itu dan sudah menjadi kebiasaan dan harus dipelajari pihak berwenang apakah ada motif lain dari mempersulit pengurusan administrasi pernikahan,” jelas Reza selaku Kades Kalibalangan.

Kades Kalibalangan juga menambahkan bahwa warganya di Dusun Saungmarga buku nikah pernah sengaja disimpan di jok motor petugas tersebut.

“Kejadian lainnya, warga saya yang di Dusun Talangsebayau, buku nikah dibawanya dulu sampai 3 hari baru diserahkan. Itu juga harus melalui Kasi Kesra saya yang mengambil ke KUA,” tandas Reza. (Riki Purnama)

Baca Juga :  Targetkan Akhir Desember 2021 Capai 70 Persen Warga Tervaksin, Polres Lampura Jemput Bola