LAMPUNG UTARA (RNSI) – Reses Tahap I Wakil Ketua (Waka) II DPRD Kabupaten Lampura, Dedy Andrianto, S.Pd.K.Or., M.M., yang diselenggarakan sejak Senin, 24 Maret 2025 kemarin, kembali dilanjutkan pada Jumat, 28 Maret 2025, dengan melakukan kunjungan kerja di Dusun Gedungjaya, Desa Gedungnyapah, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara.

Dihadapan konstituennya, Dedy menjelaskan bahwasanya agenda kerja reses merupakan media anggota DPRD Lampura untuk menghimpun aspirasi masyarakat.
“Meski begitu, aspirasi masyarakat sesungguhnya dapat disampaikan secara resmi maupun dengan cara nonformal,” kata Dedy Andrianto yang saat ini juga menduduki Koordinator Komisi III DPRD Lampura periode 2024-2029.

Ia pun menyampaikan setiap anggota legislatif juga berhak untuk menyampaikan informasi terkait pembangunan di Kabupaten Lampung Utara ke depan.
“Untuk kita maklumi bersama bahwa program Pemerintah Kabupaten Lampung Utara saat ini mengalami satu tantangan besar,” ungkapnya.
Tantangan besar yang dihadapi saat ini muncul dari adanya kebijakan pemerintah terkait efisiensi anggaran.

“Dengan adanya kebijakan pemerintah pusat melakukan efisiensi anggaran berimbas pada laju pembangunan infrastruktur di daerah,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Dedy Andrianto yang terpilih melalui Daerah Pemilihan Lampura VI meliputi Kecamatan Abung Timur dan Abung Surakarta ini juga menyoroti sektor pertanian yang mengalami dinamika.

“Belakangan ini, sektor pertanian di Lampung Utara untuk komoditi tanaman singkong dihadapkan dengan satu persoalan yang serius,” ungkap Dedy
Menurutnya, masalah pertanian singkong tidak terlepas dari minimnya pabrik pengolah singkong milik pemerintah.

“Ada wacana, pemerintah akan mendirikan pabrik pengolah singkong yang diharapkan dapat menstabilkan harga jual beli di tingkat petani,” kata Sekretaris DPC PKB Lampura ini.
Ia juga mengimbau agar pertanian di Lampung Utara jangan terpaku dengan satu komoditi lokal saja.

“Kita harus menjawab setiap tantangan dengan langkah konkrit untuk mengatasi persoalan yang ditimbulkannya. Kita tidak boleh menyerah dan terpaku dengan memproduksi satu komoditi saja,” tutupnya.
Di penghujung kegiatan, Dedy Andrianto juga memberikan bingkisan bagi warga Gedungjaya yang hadir di lokasi. (Ardi)