Kunker di Kemalaraja, Tamanuri Kick Off Pembangunan Jembatan Gantung Way Aru

Pojok Restorasi

LAMPUNG UTARA (RNSI) – Jembatan merupakan salah satu infrastruktur penting penunjang aktifitas sosial kemasyarakatan.

Terkait itu, anggota Komisi V DPR-RI, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., melangsungkan kunjungan kerjanya dengan melakukan peletakan batu pertama (kick off) tanda dimulainya pelaksanaan pembangunan jembatan gantung Way Aru, Sabtu, 8 Juni 2024, di Desa Kemalaraja, Kecamatan Tanjungraja, Lampung Utara.

Caption: Hi. Tamanuri saat menyampaikan arahan pada masyarakat. Foto: Ardi.

Diketahui, beberapa waktu lalu, jembatan dimaksud rusak parah akibat diterjang banjir bandang yang berakibat mengancam keselamatan jiwa bagi masyarakat yang melintasinya.

Jembatan Way Aru merupakan akses utama penghubung antara Desa Pekurun Utara yang ada di Kecamatan Abung Tengah menuju Desa Kemalaraja, dan Desa Priangan Baru, Kecamatan Tanjungraja.

Caption: sesi foto bersama. Foto: Ardi.

Dikatakan Tamanuri, seluruh masyarakat pada umumnya patut mensyukuri atas terealisasinya pembangunan jembatan gantung ini.

“Terealisasinya pembangunan jembatan gantung Way Aru merupakan suatu anugerah dari Allah SWT. Terkait baik buruknya hasil dari pekerjaan ini merupakan tugas dan tanggungjawab kita semua, khususnya masyarakat yang ada di Kecamatan Abung Tengah juga Kecamatan Tanjungraja,” tegas politisi handal Partai NasDem yang kembali meraih kursi keterwakilan DPR-RI, periode 2024-2029.

Ia juga menyampaikan, tidak semua desa yang ada di Kabupaten Lampung Utara mendapatkan pembangunan infrastruktur jembatan.

Ia melanjutkan, manfaat dari pembangunan infrastruktur jembatan gantung ini tentu akan menunjang berbagai sendi kehidupan masyarakat, hingga akhirnya mampu meningkatkan kelancaran beragam akses yang mendukung ketercapaian perekonomian daerah.

“Oleh karena itu, baik selama proses pengerjaan hingga terselesaikannya jembatan ini kelak agar dapat dijaga, dirawat, serta dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya, didampingi anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, It. Mardiana, S.T., M.T.

Caption: Tamanuri melakukan kick off peletakan batu pertama. Foto: Ardi.

Disampaikan Tamanuri lebih lanjut, terealisasinya jembatan gantung Way Aru ini berkat adanya sinergisitas dan koordinasi lintas instansi antara DPRD Provinsi Lampung, BPJN Lampung, dan DPR-RI, melalui aspirasi yang disampaikan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Mardiana, ST, MT, Sosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Cabangempat

Sementara itu, menurut Kepala BPJN Lampung, Susan Novelia, program pemerintah pusat yang dibawa melalui aspirasi Hi. Tamanuri ini selaras dengan amanat presiden agar pembangunan infrastruktur harus menyentuh langsung untuk kepentingan masyarakat agar terwujud pelayanan publik yang lebih baik.

“Kami berharap dukungan dan kontribusi masyarakat, berupa kerjasama yang baik, agar pembangunan jembatan gantung Way Aru ini dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat untuk kepentingan bersama,” kata Susan Novelia, di lokasi kegiatan.

Di tempat yang sama, Kades Priangan Baru, Very Begsu, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan jembatan gantung Way Aru.

Caption: Kades Priangan Baru saat menyatakan apresiasinya. Foto: Ardi.

“Kami atas nama warga, menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kinerja nyata Bapak Hi. Tamanuri bersama Ibu Mardiana yang selama ini konsisten merealisasikan berbagai program aspirasi,” ucap Very Begsu, mewakili sejumlah kepala desa yang hadir di lokasi.

Caption: sesi foto bersama di lokasi pembangunan jembatan gantung Way Aru. Foto: Ardi.

Tampak hadir tokoh masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, tokoh masyarakat, Kepala Desa (Kades) Pekurun Utara, Wahidin; Kades Kemalaraja, Samsuri; dan Kades Priangan Baru, Very Begsu, dan sejumlah kepala desa se-Kecamatan Tanjungraja, serta masyarakat setempat. (Ardi)

Loading