Kacang Panjang Sumber Protein yang Bisa Dibudidaya di Pekarangan Rumah

Inspirasi & Inovasi

–belum tayang–

PERTANIAN (RNSI) – Salah satu tanaman hortikultura yang sangat digemari masyarakat, yakni kacang panjang.

Sayuran hijau satu ini masuk dalam keluarga kacang-kacangan yang dapat dikonsumsi secara langsung sebagai lalapan atau dapat juga dimasak terlebih dahulu.

Kacang panjang memiliki citarasa yang enak mengandung protein, lemak, karbohidrat, dan vitamin. Kandungan protein nabati pada kacang panjang cukup besar, sekitar 17 hingga 21 persen.

Budidaya tanaman kacang panjang terbilang cukup mudah cocok ditanam hampir di semua tempat, baik dataran rendah maupun dataran tinggi, sehingga dapat dilakukan oleh pemula.

Namun, kacang panjang akan tumbuh dengan optimal pada ketinggian 400 hingga 600 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan suhu 24 sampai 35 derajat Celcius.

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin, (14/11/2022), melalui situs Kompas.com, Minggu, 4 Agustus 2024, berikut tatacara budidaya tanaman kacang panjang yang baik agar hasil panennya melimpah.

Persiapan Lahan

Lahan yang akan digunakan untuk menanam kacang panjang harus disiapkan terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkah persiapan lahan:

Bersihkan lahan dari benda yang mengganggu seperti ranting pohon, batu dan rumput liar.

Gemburkan tanah menggunakan cangkul maupun traktor. Setelah lahan gembur, buatlah bedengan dengan lebar 100 sampai 120 cm, tinggi 30 hingga 50 cm dan panjang mengikuti kontur lahan.

Buat jarak antar bedengan untuk saluran drainase sekitar 40 sampai 50 cm.

Berikan pupuk kandang pada bedengan sebagai pupuk dasar sebanyak 15 hingga 20 ton/ha.

Pemilihan Benih 

Benih yang bagus akan membuat pertumbuhan dan hasil kacang panjang yang maksimal.

Gunakanlah varietas benih unggul yang bersertifikat dan terjamin kualitasnya.

Varietas kacang panjang unggul seperti varietas katrina, parade, maraton, dan persada.

Baca Juga :  Takokak Mampu Atasi Diabetes Hingga Mencegah Penyakit Kanker

Penanaman

Setelah persiapan lahan dan pemilihan bibit selesai, langkah budidaya tanaman kacang panjang selanjutnya adalah penanaman.

Simak cara menanam kacang panjang di bawah ini:

Buatlah lubang tanam pada bedengan menggunakan tugal atau kayu sedalam 3 sampai 5 cm.

Berikan jarak tanam antar lubang 70 x 30 cm. Masukan benih kacang panjang 2 hingga 4 benih di setiap lubang.

Tutup lubang tanam menggunakan tanah. Lakukan pemeliharaan secara rutin.

Pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang panjang akan baik, jika dipelihara secara rutin.

Pemeliharaan pada tanaman kacang panjang meliputi; penyiraman, pemupukan, penyiangan, perambatan, dan pengendalian hama maupun penyakit tanaman.

Pemanenan

Tanaman kacang panjang merupakan sayuran yang berumur pendek. Kacang panjang dapat mulai dipanen pada umur 40 sampai 50 hari.

Pemanenan kacang panjang juga dapat dilakukan berkali-kali, bisa sampai 10 hingga 15 kali panen, tergantung dari pemeliharaan yang dilakukan.

Itulah cara menanam kacang panjang yang baik dan benar. Lakukan langkah-langkah di atas supaya kacang panjang yang dibudidayakan tumbuh dengan subur dan menghasilkan panen yang melimpah. (**/Kompas.com/Siti Nur Aeni/red)

Catatan redaksi: artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Budidaya Tanaman Kacang Panjang yang Benar, Bisa Panen Sampai 15 Kali”

Loading