Menu

Mode Gelap
Bersama Komunitas Sepeda, Kapolres Lampura Edukasi Masyarakat Hidup Sehat dan Hemat BBM Berulah Pornoaksi, Pria Bertato Ditangkap Polisi Mardiana Sosialisasikan Perda Prov Lampung tentang Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM Sempat Kabur, DPO Tersangka Narkoba Terciduk Polres Lampura Gelar Perkara, Lima dari Enam Terduga Provokator Ditetapkan Tersangka

Pesisir Barat WIB ·

Warga Pekon Lemong Harapkan Pemerintah Bangun Talud Baru di Bibir Pantai


					Warga Pekon Lemong Harapkan Pemerintah Bangun Talud Baru di Bibir Pantai Perbesar

PESISIR BARAT (RNSI/SMSI) – Talud pantai di Pekon (Desa) Lemong, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, sepanjang kurang lebih 200 meter yang selama ini melindungi pemukiman rumah warga, sebagian sudah rusak di terjang ombak.

Saat ini kondisi rumah warga yang dekat dengan bibir pantai mulai terancam.

Diketahui, talud penahan ombak itu dibangun sekitar tahun 2013 dan akibat termakannya usia menyebabkan tanggul menggalami rusak.

Hal ini terpantau awak media pada Senin, 6 Juni 2022.

“Kerusakan ini kemungkinan dikarenakan pengikisan air laut dan gelombang pantai,” kata warga yang biasa dipanggil dengan sebutan Udo Rifki.

Menurutnya, semenjak dibangun di tahun 2013 sampai tanggul ini rusak, sampai saat ini belum ada perbaikan dari pihak-pihak yang berwenang.

Rifki juga menceritakan kepada awak media ini kalau gelombang barat yang besar datang sudah dipastikan air laut masuk ke rumah-rumah warga, terutama yang dekat dengan bibir pantai.

“Sehingga, kalau air laut sudah masuk ke pemukiman warga, sudah jelas warga akan sibuk untuk memindahkan perabotan rumah tangga dan memindahkan kendaraan supaya tidak di genanggi air laut. Jadi kalau melihat kejadian seperti itu saya merasa miris melihat keadaan sanak saudara yang ada di Pekon Lemong,” ujarnya.

Untuk itu, Rifki mewakili warga setempat berharap kepada Pemerintah Provinsi ataupun Pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Barat, agar dapat secepatnya bisa membangun talud penahan yang baru.

“Sehingga, kami warga Pekon Lemong bisa terlindungi dari bahaya,” ungkapnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Baca Juga :  90 Guru PPPK Lulus PG 2021 di Pesibar Terkatung-Katung
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Ratusan KK Pekon Sukajadi Terima Bantuan Bibit Montong dan Alpukat

2 September 2022 - 11:13 WIB

Peratin Lintik Tanggapi Mosi Warganya

2 September 2022 - 10:56 WIB

Pembelian Mobil Ambulan Pekon Gedau Tak Sesuai APBDesa

17 Agustus 2022 - 11:58 WIB

86 KPM Pekon Ulokmanik Terima BLT-DD

16 Agustus 2022 - 08:04 WIB

Pelajar Pesibar Diimbau Wajib Gunakan Helm

7 Agustus 2022 - 09:51 WIB

73 KPM Pekon  Penggawa V Ilir  Terima BLT-DD

4 Agustus 2022 - 14:20 WIB

Trending di Pesisir Barat
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: