Menu

Mode Gelap
Desa Padangratu-Negerisakti Terima Manfaat Program Aspirasi PISEW dan P3TGAI 2022 Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Antardesa Mardiana Pantau Proses Pengerjaan PB BSPS Gunungbesar Mardiana Pantau Proses Pekerjaan PB BSPS 2022 Gunungbesar Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Desa Sinarmulya – Sukasari

Nasional WIB ·

Vaksin Sinopharm Menurut Dokter China Tidak Aman ?


					Vaksin Sinopharm Menurut Dokter China Tidak Aman ? Perbesar

Jakarta (RNSI-SMSI)-Dokter China sebut Vaksin Sinopharm paling tidak aman. Mengapa demikian? Seperti dilansir melalui laman CNBC Indonesia.com, Senin, 11 Januari 2021, seorang dokter di China menglaim vaksin Covid-19 besutan perusahaan Sinopharm adalah yang ‘paling tidak aman di dunia.

Dirinya menyatakan vaksin tersebut memiliki 73 efek samping. Dikutip dari Business Today, Senin (11/1/2021), Dr Tao Lina, ahli vaksin dari Shanghai, menulis ini tentang vaksin Sinopharm di akun media sosial Weibo miliknya.

Meski demikian, beberapa saat kemudian postingan itu ia hapus dan meminta maaf kepada negara dan rekan senegaranya atas ucapannya yang “kurang hati-hati”.

Postingan tersebut yang saat ini telah dihapus tentang vaksin Covid-19 Sinopharm telah mencantumkan beberapa efek samping, antara lain nyeri di sekitar area suntikan, sakit kepala, tekanan darah tinggi, kehilangan penglihatan dan rasa, dan inkontinensia urin.

Lalu, outlet media milik pemerintah China, Global Times telah menyatakan bahwa Tao Lina telah mengklarifikasi pernyataannya itu. Laporan mengatakan bahwa Tao Lina sebenarnya berkomentar sarkastik tentang vaksin Sinopharm yang ditujukan kepada pihak yang anti terhadap vaksin China. Pernyataan sarkastik ini salah ditafsirkan oleh Voice of America (VOA) di situsnya.

“Saya tidak pernah mengatakan bahwa vaksin yang tidak aktif tidak memiliki keamanan dan kemanjuran. Sebaliknya, saya sering menekankan bahwa vaksin tidak aktif yang diproduksi oleh China aman dalam beberapa artikel untuk menepis kekhawatiran publik mengenai vaksinasi,” kata Lina kepada Global Times.

Sementara itu, vaksin Sinopharm telah mendapatkan otorisasi penggunaan bersyarat dari pemerintah China. Sebuah data menunjukan bahwa vaksin itu ampuh 79,34% dalam melawan virus corona. (CNBC Indonesia/red)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

FSIGB 2022 akan Usung Tema Seminar Sastra Kesusastraan Melayu dan Tradisi Kemaritiman

11 Agustus 2022 - 08:50 WIB

Gubernur Ansar Ahmad, Support FSIGB 2022, Satu Peserta Diantaranya Ketua SMSI Lampura, Ardiansyah

10 Agustus 2022 - 12:02 WIB

DPP GPPMP Luncurkan 25 Kandidat Tokoh Inspiratif Kandidat Peraih Award 2022

5 Agustus 2022 - 15:52 WIB

Dewan Pers-Menko Polhukam Bahas RKUHP, SMSI Terus Tolak Pasal Krusial yang Potensial Lemahkan Kebebasan Pers

29 Juli 2022 - 19:18 WIB

Buku “Loper Koran Jadi Jenderal” Dibedah, Dudung Tokoh Inspiratif

23 Juli 2022 - 09:13 WIB

Kasad Jenderal Dudung Abdurachman Minta SMSI Teruskan Kembangkan Jurnalisme Jujur

22 Juli 2022 - 14:25 WIB

Trending di Nasional
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: