Menu

Mode Gelap
Desa Padangratu-Negerisakti Terima Manfaat Program Aspirasi PISEW dan P3TGAI 2022 Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Antardesa Mardiana Pantau Proses Pengerjaan PB BSPS Gunungbesar Mardiana Pantau Proses Pekerjaan PB BSPS 2022 Gunungbesar Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Desa Sinarmulya – Sukasari

Inspirasi & Inovasi WIB ·

Tahan Pangan Mandiri, Tanam Kacang Tanah Manfaatkan Lahan Pekarangan


					Tahan Pangan Mandiri, Tanam Kacang Tanah Manfaatkan Lahan Pekarangan Perbesar

Lampung Utara (Restorasi News Siber Indonesia/SMSI) – Menanam kacang tanah bisa jadi solusi alternatif untuk mengisi waktu luang dengan memanfaatkan areal pekarangan rumah.

Kacang tanah, tanaman yang berasal dari Amerika, dengan bahasa latin Arachis Hypogaea ini, bisa menjadi konsumsi pribadi. Selain itu, peminat di pasarannya pun cukup tinggi.

Permintaan kacang tanah kerap meningkat dari masa ke masa, baik untuk bahan pangan, pakan ternak, juga untuk industri.

Periodik tanam hingga pemanenan kacang tanah membutuhkan kisaran waktu 100-130 hari.

Berikut tips menanam kacang tanah yang benar dan panen melimpah yang patut dicoba.

Syarat Menanam Kacang Tanah

1. Tanah Gembur

Mengutip dari laman kutanam, tanah yang disukai oleh kacang tanah ialah gembur. Serta alangkah baiknya menggunakan media tanam dengan kandungan bahan organik yang tinggi dan subur.

2. Suhu Tinggi

Dilansir dari gdmorganic, syarat menanam kacang tanah selanjutnya ialah kondisi suhu sekitar. Kacang tanah sangat cocok ditanam di wilayah dataran rendah dengan suhu tinggi.

Suhu udara yang disarankan adalah 28-32 derajat celcius dan kelembaban udara 65 hingga 75 persen.

Beruntunglah Indonesia memiliki suhu tinggi di sebagian besar wilayah. Bila musim kurang mendukung, bisa menabur kacang di dalam ruangan 5 hingga 8 minggu sebelum memindahkannya ke luar. Kondisi ruang telah disesuaikan.

3. Curah Hujan Rendah

Syarat menanam kacang tanah berikutnya, Anda bisa membudidayakan saat musim kemarau. Sebab kacang tanah membutuhkan penyinaran matahari penuh untuk pertumbuhan daun dan perkembangan buah.

Curah hujan yang terlalu tinggi bisa berisiko gagal panen atau kualitas kurang bagus. Curah hujan yang disarankan adalah 800 hingga 1.300.

4. Tingkat Keasaman Tanah

Melansir dari ilmubudidaya, tanah gembur memang baik untuk perkembangan dan memanjangnya akar dalam tanah yang leluasa. Selain itu, kacang tanah cocok dengan tanah yang memiliki keasaman sekitar 5 sampai 6,3 pH.

Baca Juga :  Pembudidaya Ikan Gurame di Ciamis Mampu Raup Jutaan Rupiah

Untuk memperoleh hasil panen yang melimpah dan kualitas yang bagus, pastikan memilih benih yang tepat. Berikut ciri benih yang unggul.

Warna cokelat kehitaman.

Tidak ada selaput saat cangkang dibuka.

Benih berasal dari varietas unggul dan murni, tidak bercampur dengan varietas lain.

Memiliki daya tumbuh minimal 90 persen.

Tampilan kulit benih mengkilap, tidak keriput, tidak cacat dan tidak kotor.

Kadar air 9 hingga 12 persen.

Benih bersertifikat.

Cara Membuat Bibit Kacang Tanah

Setelah melakukan seleksi terhadap benih kacang tanah, langkah berikutnya melakukan perendaman benih. Hal ini sangat berguna dalam mecegah hama dan penyakit datang.

Selain bertujuan untuk mempercepat perkecambahan. Sebab pupuk cair organik biasanya mengandung antibiotik alami yang berguna dalam menekan perkembangan pathogen pada benih.

Larutkan pupuk organik 2 gelas air mineral dalam 10 liter air.

Rendam benih yang telah dipilih tadi selama 3-5 jam.

Angkat benih dan tiriskan.

Benih siap ditanam di tanah bedengan atau lahan yang telah disiapkan.

Pada bedengan yang telah disiapkan, buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 3 cm.

Tanam benih kacang tanah dengan jarak tanam 40 cm x 20cm atau 30 x 20 cm dengan 1 benih di setiap lubang tanam.

Sedangkah pada tanah yang kurang subur, bisa ditanam lebih rapat yakni dengan jarak tanam 40 x 10 cm, atau 20 x 20 cm.

Cara Menggemburkan Tanah

Dilansir dari laman kutanam, tahap pertama untuk memperoleh hasil paneng kacang tanah yang bagus ialah menggemburkan tanah menggunakan cangkul atau pembajakan.

Apabila terjadi perubahan musim secara mendadak, maka harus mempersiapkan drainase dengan baik, supaya air tidak tergenang dan merusak akar.

Selain drainase, bisa juga membuat bedengan dengan lebar antara 80 hingga 100 cm dan tinggi sekitar 20-30cm untuk mencegah genangan.

Baca Juga :  Cupang Halfmoon : Meski Diremehkan, Namun Miliki Keindahan Pada Selendang Siripnya

Berikan Dolomit

Cara menggemburkan untuk kacang tanah berikutnya, bisa menaburkan kapur pertanian atau yang biasa dikenal dolomit. Terhitung sebanyak 1-2 ton per hektar. Taburkan tipis diatas tanah dan diamkan selama 5 hari.

Berikan Pupuk Kandang

Guna memperoleh tanah dengan kandungan bahan organik yang tinggi dan subur, Anda bisa menambahkan pupuk. Disarankan pupuk yang sudah matang, dengan perbandingan 10 ton untuk setiap hektarnya.

Cara Merawat Tanaman Kacang Tanah

Memulai pemeliharaan kacang tanah saat berumur 4-7 hari setelah ditanam.

Apabila setelah umur 7 hari ada tanaman yang tidak tumbuh atau tidak normal, segera cabut dan ganti benih kacang tanah baru atau disulam.

Bila dilakukan saat musim kemarau, lakukan penyiraman di pagi dan sore hari. Supaya bibit kacang tanah bisa tumbuh seragam.

Lakukan penyiangan terhadap gulma yang mengganggu kompetisi perebutan nutrisi oleh tanaman kacang tanah. Pengendalian gulma pada kacang tanah, sangat mudah. Cukup mencabut gulma yang ada di lahan, terbukti efektif dan efisien.

Melakukan pencegahan serangan hama kacang tanah atau penyakit pada kacang tanah. Menjaga kebersihan, kelembaban lahan dan menghindari penggunaan bahan-bahan kimia yang berisiko menurunkan kualitas tanah, serta mengganggu ekosistem alami.

Saat terjadi serangan penyakit pada kacang tanah, lakukan identifikasi terhadap gejala yang muncul. Bila ada serangan penyakit, segera cabut tanaman kacang tanah yang terserang penyakit.

Lalu masukkan dalam kantong dan dibakar. Ini merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit ke tanaman yang lain.

Cara Memupuk Tanaman Kacang Tanah

Selama masa perawatan kacang tanah, Anda tetap diwajibkan untuk memberikan nutrisi melalui pupuk. Supaya kacang tanah bisa tumbuh serempak dan sesuai harapan.

Menggunakan pupuk organik dalam bentuk cair. Lakukan penyemprotan setiap seminggu sekali. Penggunaan pupuk cair ini efektif dalam mencegah berbagai penyakit tanaman dan hama.

Baca Juga :  Ayam Petelur, Agroindustri Potensial Skala Rumahan

Selain itu, baik untuk mempercepat tumbuhnya sulur bunga dan memaksimalkan jumlah polong yang dihasilkan. Bunga biasanya keluar pada umur 20 HST hingga umur 75 hari.

Selanjutnya bakal buah atau ginifor biasanya terbentuk pada hari ke 3 hingga 4. Ginifor inilah yang bakal tumbuh ke dalam tanah, membentuk polong kacang tanah.

Pastikan kembali, lakukan penyiangan untuk membasmi gulma supaya kacang polong bisa tumbuh sempurna.

Memanen Kacang Tanah

Cara menanam kacang tanah memang membutuhkan proses perawatan yang tak begitu lama. Bibit unggul biasanya sudah bisa dipanen saat berusia 3 bulan.

Sedangkan untuk bibit biasa, biasanya dipanen saat berusia 5 bulan. Ciri tanaman kacang tanah yang telah siap panen sebagai berikut:

Batang mengeras.

Polong memiliki warna cokelat kehitaman.

Daun kacang tanah sudah mulai menguning dan mulai gugur.

Polongnya keras dan penuh saat dipegang.

(dari berbagai sumber/red)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Tanaman Aquascape Butuh Injeksi CO2

20 Mei 2022 - 22:45 WIB

DPM-TSP Pekanbaru Luncurkan Aplikasi PIC, Informasi Investasi

20 Mei 2022 - 14:08 WIB

Pembudidaya Ikan Gurame di Ciamis Mampu Raup Jutaan Rupiah

19 Mei 2022 - 18:40 WIB

Agrobisnis Tanaman Hias Masih Prospektif, Mampu Raup Puluhan Juta Rupiah

8 Mei 2022 - 05:50 WIB

Industri Kreatif Batu Akik Kembali Marak

27 Januari 2022 - 17:27 WIB

Ayo Tanam Pepaya California, Jadikan Pekarangan Lebih Produktif

18 November 2021 - 08:26 WIB

Trending di Inspirasi & Inovasi
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: