Menu

Mode Gelap
Desa Padangratu-Negerisakti Terima Manfaat Program Aspirasi PISEW dan P3TGAI 2022 Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Antardesa Mardiana Pantau Proses Pengerjaan PB BSPS Gunungbesar Mardiana Pantau Proses Pekerjaan PB BSPS 2022 Gunungbesar Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Desa Sinarmulya – Sukasari

Khasanah & Ragam Budaya WIB ·

Reboisasi Tanaman Pohon Keras Cegah Erosi dan Jaga Cadangan Air


					Reboisasi Tanaman Pohon Keras Cegah Erosi dan Jaga Cadangan Air Perbesar

Jawa Tengah (Restorasi News Siber Indonesia/SMSI) – Dalam hal mencegah terjadinya erosi, jajaran Pensiunan Kehutanan Indonesia (Penshutindo) Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menegaskan jenis pohon yang ditanam sebagai konservasi air di kawasan lereng Gunung Lawu tidak boleh sembarangan.

Seperti disampaikan Wakil Ketua Penshutindo Kabupaten Karanganyar, Jarwanto, pohon berbatang keras, seperti pohon preh, ara, bisbul, puspa, kayu manis, damar, dan macadamia sangat tepat untuk pencegah erosi dan menjaga cadangan air di wilayah hulu.

“Penanaman pohon berbatang keras melalui reboisasi merupakan upaya menjaga kelestarian hutan, tanah, dan air yang rusak karena alih fungsi lahan. Juga menjaga sumber air agar tidak rusak,” kata Jarwanto, kepada Gatra.com, di sela penanaman bibit pohon jalur wisata Air Terjun Jumog, Desa Berjo, Ngargoyoso, Rabu, 17 Februari 2021.

Dijelaskan lebih lanjut, pihaknya membawa jenis pohon yang bisa menangkap air dari hulu.

“Bibit pohon ini perlu terus dijaga. Tumbuhnya akan sangat bermanfaat. Di area wisata akan menambah keindahan dan kesejukan,” ucap Jarwanto.

Para anggota yang merupakan pensiunan pegawai pemerintah yang membidangi pertanian, kehutanan, dan pengawasan sumber daya alam itu memilih lokasi penanaman pohon di jalur menuju air terjun Jumog dan Telaga Madirda.

Pertumbuhan pohon, lanjutnya, membutuhkan waktu yang tidak singkat. Ia berharap masyarakat sekitar membantu merawat tanaman tersebut serta mempersilakan mereka memanfaatkan pohon, mulai dari buah, batang, maupun akarnya asalkan tidak dibabat habis.

Ia mengatakan, para pensiunan berusaha memberikan kontribusi berupa sumbangan ratusan bibit tanaman reboisasi.

“Kegiatan ini berpindah-pindah. Agar enggak gampang pikun. Maklum sudah berumur,” candanya.

Sumbangan penghijauan yang diterima Lurah Berjo Suyatno, bersama Camat Ngargoyoso Dwi Cahyono didampingi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Dahono.

Baca Juga :  Tradisi Pista Sekura Sambut Hari Kemenangan Idul Fitri Lestari di Lampung Barat

Pada kesempatan itu, seluruh jajaran melakukan penanaman pohon secara simbolis di jalur menuju air terjun Jumog dan di sepanjang area parkir.

Camat Ngargoyoso Dwi Cahyono meminta komitmen semua pihak dapat merawat bibit pohon-pohon tersebut.

“Menanam itu sangat mudah. Tapi sukar merawatnya. Maka kami berharap semua mendukung perawatan pohon-pohon ini demi kebaikan bersama. Utamanya untuk menjaga kualitas lingkungan sumber air alami,” imbau Dwi Cahyono.

(gatra/abdul alim/muhamad zamzami/red)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dari Kota Kembang, Bandung Jadi Kota Angklung

22 Mei 2022 - 10:18 WIB

Ahli Primata Malaysia Temukan Monyet Hasil Perkawinan Silang Bekantan dengan Lutung Perak?

14 Mei 2022 - 08:33 WIB

Minak Kemala Bumi Penyebar Islam Di Lampung

10 Mei 2022 - 01:17 WIB

Asal Muasal Sesan : Demi Rebut Putri Balau, Minak Pati Prajurit Tumbangkan 40 Pangeran

9 Mei 2022 - 02:10 WIB

Warga Kampung Tutubhada Jaga Makam Leluhur Jogo Sela dan Amerae

8 Mei 2022 - 13:54 WIB

200 Relawan #KopiSusi akan ‘Beach Cleaning’ Pantai Pangandaran

7 Mei 2022 - 20:07 WIB

Trending di Khasanah & Ragam Budaya
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: