Menu

Mode Gelap
Desa Padangratu-Negerisakti Terima Manfaat Program Aspirasi PISEW dan P3TGAI 2022 Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Antardesa Mardiana Pantau Proses Pengerjaan PB BSPS Gunungbesar Mardiana Pantau Proses Pekerjaan PB BSPS 2022 Gunungbesar Mardiana Survei Lokasi Jembatan Gantung Aspirasi Penghubung Desa Sinarmulya – Sukasari

Nasional WIB ·

Pilar Jembatan Kilangan Aceh Singkil Retak, Kejaksaan Aceh Diminta Turun Tangan


					Pilar Jembatan Kilangan Aceh Singkil Retak, Kejaksaan Aceh Diminta Turun Tangan Perbesar

Banda Aceh (Restorasi News Siber Indonesia/SMSI) – Pembangunan jembatan Kilangan penghubung antara Kecamatan Singkil dengan Kecamatan Kuala Baru, Banda Aceh, yang idealnya menjadi kebanggaan masyarakat di daerah tersebut, dinilai sejumlah kalangan ‘jauh panggang dari api’, dengan kata lain, tidak sesuai dengan harapan.

“Jembatan Kilangan yang menelan biaya Rp.40 miliar TA 2019-2020 dengan skema penganggaran tahun tunggal dimana anggarannya dialokasikan secara bertahap per-tahunnya ditemukan ada keretakan di pilar jembatan yang tidak bisa diperbaiki kecuali dibongkar,” kata tokoh muda Barat Selatan Aceh, Razikin kepada media ini, Minggu, 31 Januari 2021.

Proyek jembatan ini, kata Razikin, panjang rangka bajanya mencapai 400 meter, serta oprit sepanjang 80 dan 60 meter dengan anggaran jamak (multi years) dikerjakan oleh PT Sumber Cipta Yonanda Mr. R, tersiar kabar orang dekat Aceh 1, sampai saat ini tidak membongkar keretakan di pilar jembatan tersebut.

“Kami meminta Kejaksaan Aceh segera  untuk mengusut tuntas pembangunan jembatan Kilang yang terindikasi ada permainan antara pelaksana dengan PU Bina Marga dalam hal ini KPA,” tegas Razikin.

Dia menambahkan, asa masyarakat untuk pembangunan memanglah tinggi, namun jika dilakukan oleh mafia-mafia proyek, maka pembangunannya tak lebih hanya untuk menghabiskan alokasi uang negara, sementara manfaatnya juga tidak dirasakan oleh masyarakat.

“Untuk itu, pihak Yudikatif tak boleh berpangku tangan, masyarakat merindukan kehadiran para penegak hukum untuk berlaku adil, tak hanya tajam ke bawah lalu tumpul ke atas. Dalam kondisi ini, iman dan istiqamah penegak hukum menjalankan amanah jabatannya akan diuji,” tutup Razi. (muh. ichsan)

Facebook Comments Box
Baca Juga :  Gunung Semeru Erupsi, Warga Panik Diminta Mengungsi
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

FSIGB 2022 akan Usung Tema Seminar Sastra Kesusastraan Melayu dan Tradisi Kemaritiman

11 Agustus 2022 - 08:50 WIB

Gubernur Ansar Ahmad, Support FSIGB 2022, Satu Peserta Diantaranya Ketua SMSI Lampura, Ardiansyah

10 Agustus 2022 - 12:02 WIB

DPP GPPMP Luncurkan 25 Kandidat Tokoh Inspiratif Kandidat Peraih Award 2022

5 Agustus 2022 - 15:52 WIB

Dewan Pers-Menko Polhukam Bahas RKUHP, SMSI Terus Tolak Pasal Krusial yang Potensial Lemahkan Kebebasan Pers

29 Juli 2022 - 19:18 WIB

Buku “Loper Koran Jadi Jenderal” Dibedah, Dudung Tokoh Inspiratif

23 Juli 2022 - 09:13 WIB

Kasad Jenderal Dudung Abdurachman Minta SMSI Teruskan Kembangkan Jurnalisme Jujur

22 Juli 2022 - 14:25 WIB

Trending di Nasional
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: