Menu

Mode Gelap
Ta’aruf STEBI Liwa TA 2022-2023: Mahasiswa adalah Agent of Change Pelajar Pesibar Diimbau Wajib Gunakan Helm Bina Warga Sukadanaudik, Mardiana Tegaskan Keutuhan Bangsa Berpedoman pada Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampura DPP GPPMP Luncurkan 25 Kandidat Tokoh Inspiratif Kandidat Peraih Award 2022

Pesisir Barat WIB ·

Pengelolaan Dana BUMDesa Tanjungjati ‘Ga Jelas’, Pengurus Dituntut Bertanggungjawab dan Direshuffle


					Pengelolaan Dana BUMDesa Tanjungjati ‘Ga Jelas’, Pengurus Dituntut Bertanggungjawab dan Direshuffle Perbesar

PESISIR BARAT (RNSI/SMSI) – Masyarakat Pekon (Desa) Tanjungjati, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, pertanyakan pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) setempat yang dinilai tidak transparan.

Pasalnya, dana BUMDesa Tanjungjati sebesar Rp.56 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2017 itu diduga telah disalahgunakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi.

Hal itu disampaikan Muzakar, warga Tanjungjati yang merupakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada BUMDesa pekon tersebut.

“Hasil musyawarah, dana itu untuk simpan pinjam kepada masyarakat dengan bunga sekian persen. Namun sejak tahun 2021 lalu, dananya itu sudah tidak jelas lagi, apakah masih ada atau tidak. Saya dengar-dengar, menurut pengurus BUMDesa, dananya sudah tidak ada lag. Itu ‘kan aneh,” ungkap Muzakar, saat ditemui awak media di kediamannya, Minggu kemarin, 31 Juli 2022.

Dijelaskannya, jika merunut dari kesepakatan pada saat musyawarah, seharusnya dana BUMDesa tersebut sudah ada kelebihan dari modal awal.

Sayangnya, pengelolaannya tidak transparan dan tidak jelas.

“Tiba-tiba dananya dikatakan sudah tidak ada lagi, itu menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Tanjungjati. Sebab dalam hitungan saya, saat ini dananya itu semestinya sudah mencapai 65 hingga 70 juta rupiah,” jelas Muzakar.

Dengan tidak transparan dan tidak jelasnya penggunaan dana BUMDesa oleh pengurus, tambahnya, dirinya sangat berharap agar dinas terkait secepatnya mengusut dugaan penyelewengan dana BUMDesa Pekon Tanjungjati dan segera mengganti kepengurusannya.

Saat dikonfirmasi, Peratin Pekon Tanjungjati, Hasbul Hayat, mengaku tidak tahu menahu terkait dana BUMDesa.

Ia menjelaskan, semenjak dana tersebut diserahkan, hingga saat ini, pihaknya tidak mendapat laporan pembukuannya dari pengurus BUMDesa.

“Saya tidak tahu apakah dananya itu masih ada atau tidak, karena jangan ‘kan mau tahu seperti apa pembukuaannya, laporannya pun tidak ada kepada saya,” kata dia. (Gus)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Pelajar Pesibar Diimbau Wajib Gunakan Helm

7 Agustus 2022 - 09:51 WIB

73 KPM Pekon  Penggawa V Ilir  Terima BLT-DD

4 Agustus 2022 - 14:20 WIB

76 KPM Pekon Sukabaru Terima BLT-DD

2 Agustus 2022 - 14:07 WIB

PB KOGA Gelar Turnamen Bulutangkis se-Kabupaten Pesibar

1 Agustus 2022 - 07:23 WIB

Pemkab Pesisir Barat Harapkan Pemilihan Peratin Serentak Berjalan Sukses

25 Juli 2022 - 19:33 WIB

Pesisir Barat Gelar Kontes Bonsai Tingkat Nasional

21 Juli 2022 - 19:43 WIB

Trending di Pesisir Barat
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: