Menu

Mode Gelap
31 Personel Polres Lampura Naik Pangkat di Hari Bhayangkara ke-76 Peringati Hari Bhayangkara ke-76, Danbrigif 4 Marinir/BS Berikan ‘Surprise’ Kapolda Lampung Marbot Mushola Ar-Rahman Sakit Gagal Ginjal, KJB Salurkan Santunan Sinergikan TNI-Polri dan Forkopimda, Danbrigif 4 Marinir/BS Hadir Undangan Kapolda Lampung Kerja Hari Pertama, Kapolda Lampung Diskusikan Penanganan Kondusifitas Wilayah Bersama Pimpinan dan Asosiasi Pers

Nasional WIB ·

Kecam Pasukan Israel Bunuh Wartawan Palestina, PWI Pusat Serukan Penyelidikan Independen


					Kecam Pasukan Israel Bunuh Wartawan Palestina, PWI Pusat Serukan Penyelidikan Independen Perbesar

JAKARTA (RNSI/SMSI) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengutuk keras aksi pembunuhan wartawan Al Jazeera keturunan Palestina berkebangsaan Amerika Serikat, Shireen Abu Akleh.

Besar kemungkinan penembakan dilakukan tentara Israel saat Shireen meliput konflik yang terjadi di Kamp Pengungsi Jenin, Tepi Barat, wilayah Palestina yang dijajah Israel,

Dalam pernyataan pers yang beredar Sabtu, 14 Mei 2022, Ketua Umum PWI Pusat, Atal Sembiring Depari, mengatakan, pembunuhan seorang wartawan, apalagi yang tengah bertugas di lapangan, tidak hanya melanggar hukum humaniter internasional, tetapi juga merupakan kekejian yang sama sekali tidak berperikemanusiaan.

“Apalagi sangat jelas bahwa Shireen sudah memakai rompi bertuliskan besar-besar Press,” kata Atal.

PWI Pusat mengutuk kekejian yang hingga saat ini ditengarai dilakukan personel militer Israel itu.

Boleh jadi, upaya pembunuhan tersebut seiring dengan kerapnya Shireen melaporkan apa yang dilakukan tentara Israel di wilayah pendudukan Palestina.

“Rekam jejak Shireen selama ini menegaskan bahwa dirinya adalah seorang wartawan yang tak bisa membiarkan kekejaman dan ketidakadilan terjadi di wilayah pendudukan Palestina, yang seolah telah normal dilakukan aparat Israel,” kata Atal.

Aneka fakta kejahatan yang dilakukan tentara Zionis di wilayah pendudukan Tepi Barat, antara lain, mengebom kantor Al Jazeera di Jalur Gaza. Padahal, kantor itu juga menampung wartawan media AS, Associated Press (AP).

“Diamnya sejumlah negara yang mengaku jawara HAM dunia, begitu pula negara-negara Eropa, patut disayangkan dan kita nyatakan sebagai perilaku memalukan di era keterbukaan ini,” kata Atal.

Sebagaimana digaungkan oleh berbagai lembaga internasional, seperti UNESCO, Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, dan yang paling mutakhir, Dewan Keamanan PBB, PWI Pusat juga menyerukan agar otoritas internasional yang berkompeten, misalnya Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) menginvestigasi kejahatan yang melanggar kemanusiaan tersebut.

Baca Juga :  Batalyon Infanteri 8 Marinir Terima Kunker Danbrigif 4 Mar/BS di Sarang Petarung Harimau Putih

Adili orang-orang yang bertanggung jawab dalam sidang yang berkeadilan!

“Sulit rasanya kita menyerahkan keadilan kepada pihak yang telah setengah abad lebih terbukti tak mampu bersikap adil, seperti zionis Israel,” kata Atal.

Sebagaimana diketahui, pada Rabu (11/5), jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, meninggal dalam tugas karena dibunuh personel militer Israel, tepatnya penembak jitu, tepat di kepala, atau bagian mata.

Shireen menjadi orang Amerika kedua tahun ini yang dibunuh oleh Israel, negara yang notabene menjadi penerima utama bantuan militer AS dan sekutu terdekat Washington di Timur Tengah.

Tampaknya karena itu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, yang awalnya dengan cepat mengutuk pembunuhan itu dan menyerukan penyelidikan, segera mengonfirmasi bahwa AS memercayai Israel untuk melakukan penyelidikan sendiri dan tidak akan menyerukan penyelidikan. (PWI/SMSI/red)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Steering Committee Rapimnas SMSI Bersama Pusat Sandi dan Siber TNI-AD

29 Juni 2022 - 21:40 WIB

Kajati DKI: Mari Kita Perangi Narkoba

27 Juni 2022 - 08:18 WIB

Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga yang Berhak Sertifikasi Wartawan

26 Juni 2022 - 23:07 WIB

Perairan Majene Mengamuk, KM Nurhalima Bocor dan Tenggelam

24 Juni 2022 - 10:48 WIB

Selagi Berbadan Hukum dan Kinerja Profesional, Dewan Pers Tidak Pernah Melarang Media yang Belum Terverifikasi untuk Jalin Kerjasama 

20 Juni 2022 - 19:19 WIB

Ada Mafia Perizinan di Dinkopdag Surabaya, Diduga Pelakunya Oknum ASN

20 Juni 2022 - 09:00 WIB

Trending di Nasional
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: