Menu

Mode Gelap
Ta’aruf STEBI Liwa TA 2022-2023: Mahasiswa adalah Agent of Change Pelajar Pesibar Diimbau Wajib Gunakan Helm Bina Warga Sukadanaudik, Mardiana Tegaskan Keutuhan Bangsa Berpedoman pada Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampura DPP GPPMP Luncurkan 25 Kandidat Tokoh Inspiratif Kandidat Peraih Award 2022

Lampung Tengah WIB ·

Kadisnakbun Lamteng Coba Suap Wartawan?


					Kadisnakbun Lamteng Coba Suap Wartawan? Perbesar

Lampung Tengah (Restorasi News Siber Indonesia/SMSI) – Sempat beredar luas di media sosial terkait dugaan gratifikasi tenaga honorer dan beberapa kegiatan swakelola yang diduga fiktif pada tahun 2020 lalu, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Kadisnakbun) Kabupaten (Kab) Lampung Tengah (Lamteng), Taruna Bifi Koprawi, kembali dihebohkan dengan dugaan hendak menyuap wartawan media online dengan maksud menghilangkan berita miring terkait dirinya selama ini.

Sebelumnya, sejumlah media online di Kab Lamteng, telah memberitakan adanya dugaan kasus suap dan/atau gratifikasi dalam pengangkatan tenaga honorer yang dilakukan oleh kadis dimaksud. Untuk itulah yang bersangkutan mencoba menyuap wartawan media online yang mengangkat berita miring itu.

Menurut Kholidi, salah satu wartawan media online setempat, Kadisnakbun Kab Lamteng  sempat menemui dirinya pada Senin 15 Februari 2021 lalu dan hendak memberikan sejumlah uang sebagai pelicin yang disinyalir menghentikan berita miring terkait dirinya.

“Benar, beliau datang ke rumah saya dan berjanji akan memberikan sejumlah uang untuk menghentikan pemberitaan terkait dugaan suap tenaga honorer. Tapi, saya tidak mengiyakan atau menolaknya,” kata Kholidi, Senin, 22 Februari 2021.

Dijelaskan Kholidi lebih lanjut, Kadis tersebut sampai berulang kali datang ke rumahnya memohon agar bisa segera menghentikan pemberitaan yang sedang diangkat oleh beberapa media online itu.

Bahkan, dia (Kadisnakbun.red) siap memberikan uang yang cukup fantastis senilai Rp.70 juta.

Tdak berhenti disitu, Kadisnakbun juga sanggup menutup aparat penegak hukum jika persoalan ini sudah dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).

“Saya berharap kepada APH untuk dapat memproses kasus ini hingga tuntas,” harap dia.

Meski demikian, hingga berita ini dirilis, Kadisnakbun Lamteng, Taruna Bifi Koprawi, belum dapat dimintai keterangan. (Ki)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Peringati 1 Muharram 1444 H, Kampung Sriwaylangsep ‘Tanggep’ Wayang Kulit Semalam Suntuk

3 Agustus 2022 - 14:07 WIB

Kadis PMK Lamteng : Pengelolaan BUMK Wajib Disertai Renstra

3 Agustus 2022 - 10:19 WIB

Soal Anggaran Disdikbud Lamteng TA 2021, Komisi IV akan Gelar Hearing

1 Agustus 2022 - 18:02 WIB

Tiga Tahun Pimpin Lampung Tengah, Bupati Musa Ahmad dan Wabup Ardito Wijaya Tidak Tepati Janji Saat Kampanye Pilkada?

31 Juli 2022 - 20:17 WIB

Pembangunan Islamic Center Lamteng, NGO JPK Korda Temukan Sejumlah Dugaan Penyimpangan Pekerjaan Rekanan

29 Juli 2022 - 19:34 WIB

Oknum BPBD Lamteng Diduga Lakukan Tindak Pencabulan Anak di Bawah Umur

28 Juli 2022 - 13:15 WIB

Trending di Lampung Tengah
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: