Menu

Mode Gelap
Ta’aruf STEBI Liwa TA 2022-2023: Mahasiswa adalah Agent of Change Pelajar Pesibar Diimbau Wajib Gunakan Helm Bina Warga Sukadanaudik, Mardiana Tegaskan Keutuhan Bangsa Berpedoman pada Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampura DPP GPPMP Luncurkan 25 Kandidat Tokoh Inspiratif Kandidat Peraih Award 2022

Pendidikan & IPTEK WIB ·

Dilema Satuan Pendidikan Menengah Atas Katagori Swasta di Tengah Gempuran Sistem Zonasi


					Dilema Satuan Pendidikan Menengah Atas Katagori Swasta di Tengah Gempuran Sistem Zonasi Perbesar

LAMPUNG UTARA (RNSI/SMSI) – Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI 1 Kotabumi merupakan salah satu satuan pendidikan swasta yang cukup populis di Kabupaten Lampung Utara.

 

Keberadaan sekolah yang terletak di jalan Soekarno Hatta nomor 97 ini, sangat strategis dikarenakan lokasinya yang berada di perlintasan jalan lintas sumatera dan menjadi jalur pusat ibukota kabupaten.

 

Dengan demikian, kondisi itu sangat menunjang kelancaran dalam berbagai proses dan aktifitas kegiatan belajar mengajar (KBM).

 

Meski begitu, ada satu dilematika yang saat ini dihadapi satuan pendidikan yang dikelola oleh yayasan atau katagori swasta belakangan ini, yakni adanya sistem zonasi yang diterapkan oleh pemerintah.

 

Seperti disampaikan Kepsek SMA PGRI 1 Kotabumi, Ari Ningsih, SS., dengan diterapkannya sistem zonasi, secara otomatis, menurunkan jumlah calon peserta didik yang akan menimba ilmu di bangku satuan pendidikan tingkat menengah atas katagori swasta.

Kepsek SMA PGRI 1 Kotabumi, Ari Ningsih, SS. Foto : dok.

“Saya kira  dilema ini juga dihadapi hampir seluruh satuan pendidikan swasta yang ada di Lampung Utara. SMA PGRI 1 Kotabumi juga merasakan hal itu. Ada penurunan jumlah peserta didik yang cukup signifikan,” terang Ari Ningsih, saat diwawancarai, Kamis, 25 Februari 2021, di ruang kerjanya.

 

Namun untuk mengatasinya, lanjut Ari Ningsih, pihaknya melakukan berbagai inovasi dan terobosan saat melangsungkan proses penerimaan peserta didik pada tahun ajar baru.

 

“Kami menerapkan berbagai kebijakan yang memberikan kemudahan untuk wali atau orang tua peserta didik. Selain itu, fasilitas berupa sarana dan prasarana penunjang proses KBM di SMA PGRI 1 Kotabumi terus diperbaiki serta ditata secara berkala,” imbuh Ari Ningsih, wanita berhijab kelahiran OKU 17 Agustus 1980 ini.

Baca Juga :  Aplikasi InaExsport.id Sarana Transformasi Digital Ekspor dan Promosi UMKM Indonesia

 

Saat ini, lanjutnya, SMA PGRI 1 Kotabumi memiliki ruang kelas sebanyak 12 lokal, satu ruang laboratorium komputer, gedung perpustakaan, laboratorium IPA, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang waka, ruang staf sekolah, ruang TU, ruang BP/BK masing-masing satu ruangan.

 

Selain itu, juga terdapat kamar mandi/WC untuk guru sebanyak empat ruang, kamar mandi/WC untuk peserta didik sebanyak delapan ruang, rumah penjaga sekolah, mushalla, kantin sehat, ruang OSIS, serta satu ruang gudang. Seluruh bangunan tersebut berada di atas areal seluas 6.350 m.

 

“Kelengkapan infrastruktur sarana dan prasana di SMA PGRI 1 Kotabumi ini semuanya dalam kondisi baik, siap pakai,” jelas Ari Ningsih.

 

Ia juga menjelaskan, saat ini, sebanyak 160 peserta didik, mulai dari kelas X hingga kelas XII, masih tercatat sebagai siswa-siswi yang menempuh ilmu di sekolah tersebut.

Sejumlah peserta didik kelas XII usai mengikuti ujian luring, Kamis, 25/2/2021. Foto : Ardi.

Terkait dampak dari pandemi Covid-19, Ari Ningsih, yang menyandang sarjana Strata I Sastra Inggris ini, menyampaikan, dalam hal pelaksanaan KBM tatapmuka direncanakan mulai dilangsungkan pada 1 Maret 2021 mendatang.

 

“Hal ini untuk menyesuaikan dengan instruksi dari Pemkab Lampura agar satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah pertama dilaksanakan pada waktu tersebut. Jadi, agar ada penyeimbang dan pemerataan, kami juga akan melaksanakan pada 1 Maret mendatang, dengan dasar aturan dan instruksi dari Pemerintah Provinsi Lampung,” ucapnya.

 

Sementara dalam hal beberapa peserta didik saat ini tampak melangsungkan KBM tatapmuka, hal ini dikarenakan sedang menjalankan ujian sekolah.

 

“Ujian sekolah hanya dilaksanakan untuk kelas XII secara luar jaringan (luring) atau tatapmuka,” kata Ari Ningsih.

Kepsek SMA PGRI 1 Kotabumi bersama ROHIS saat menyabet gelar juara umum. Foto : dok.

Untuk raihan prestasi peserta didik SMA PGRI 1 Kotabumi terbilang ‘seabrek’. Sejumlah predikat juara pernah diraih peserta didik sekolah ini dalam berbagai bidang dan tingkat kompetisi.

Kepsek Ari Ningsih foto bareng peserta didik sabet juara pencak silat dalam satu kompetisi. Foto : dok.

“Baru-baru ini, tepatnya pada 2020 lalu, SMA PGRI 1 Kotabumi berhasil menyabet juara umum pada perlombaan ROHIS se-Lampura. Juga pada ekstrakurikuler cabang olahraga pencak silat, sejumlah peserta didik kami berhasil menorehkan prestasi gemilang, baik di kompetisi lokal maupun tingkat nasional,” tutup Ari Ningsih. (ardi)

Baca Juga :  Purula, Solusi Asupan Gizi Cegah Stunting

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Masyarakat Kota Serang Dukung Walikota H. Syafrudin Keluarkan Rekomendasi Bantu Anak Masuk Sekolah

30 Juni 2022 - 00:58 WIB

Metaverse Bakal Dilabrak Empat Tren Teknologi Baru

11 Juni 2022 - 19:02 WIB

Telkomsel Wujudkan Layanan IoT Smart Manufacturing, Kebut Industri 4.0

10 Juni 2022 - 19:09 WIB

Unisba Beri Pelatihan dan Pendampingan Blended Learning untuk Guru MI Swasta Cibeureum

20 Mei 2022 - 12:59 WIB

Informasi Pemerintahan dalam Genggaman, Kominfo Lokomotif Komunikasi Publik

20 Mei 2022 - 08:37 WIB

Transformasi Digital Produk UMKM Pacu Ekonomi Kreatif Indonesia

19 Mei 2022 - 10:59 WIB

Trending di Pendidikan & IPTEK
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: