Menu

Mode Gelap
Ta’aruf STEBI Liwa TA 2022-2023: Mahasiswa adalah Agent of Change Pelajar Pesibar Diimbau Wajib Gunakan Helm Bina Warga Sukadanaudik, Mardiana Tegaskan Keutuhan Bangsa Berpedoman pada Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampura DPP GPPMP Luncurkan 25 Kandidat Tokoh Inspiratif Kandidat Peraih Award 2022

Lampung Utara WIB ·

Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman Sambangi Dewan, Ketua DPRD Romli : Hentikan Kriminalisasi Ulama 


					Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman Sambangi Dewan, Ketua DPRD Romli : Hentikan Kriminalisasi Ulama  Perbesar

Lampung Utara (Restorasi News Siber Indonesia/SMSI) – Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat guna menyampaikan aspirasi terkait adanya dugaan kondisi di Negara Indonesia yang belakangan ini menjurus pada stigma negatif disertai diskriminasi beragam kegiatan keagamaan.

Kedatangan sejumlah alim ulama, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta praktisi media di Kabupaten Lampung Utara, pada Rabu, 13 Januari 2021, diterima langsung para petinggi legislator setempat.

Dalam pertemuan itu, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Lampura, Hj. Mery, menyampaikan, banyak peristiwa di negeri yang dahulu dikenal dengan jargon Gemah Ripah Loh Jinawi ini, belakangan menjurus pada konspirasi dan kriminalisasi ulama, diskriminasi penegakan supremasi hukum, serta stigma negatif terhadap beragam kegiatan keagamaan.

“Mencermati berbagai peristiwa yang antiklimaks hingga jatuhnya korban, baik itu kasus penahanan yang menimpa Imam Besar Habib Rizieq Syihab (IB HRS) dan berujung adanya penembakan terhadap enam orang mujahid pendamping IB HRS hingga tewas tanpa adanya penanganan tuntas dari pihak aparatur penegak hukum,” tegas Hj. Mery, Rabu, 13 Januari 2021, di ruang sidang DPRD Lampura.

Patut diduga, lanjut Mery, ada upaya kriminalisasi ulama, khususnya terhadap IB HRS beserta pengikutnya, serta terindikasi kuat telah terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat (Extra Judicial Killing) atas gugurnya enam mujahid laskar pemgawalan IB HRS yang dinilai inprosedural.

“Untuk itu, kami berharap agar para wakil rakyat yang ada di DPRD Lampung Utara dapat turut serta mengawasi dan menyampaikan aspirasi kami hingga sampai kepada Presiden Joko Widodo,” tegas Mery.

Dirinya juga menyatakan agar pimpinan tertinggi di negeri ini untuk segera menghentikan tindakan diskriminasi dalam hal penegakan supremasi hukum, stop kriminalisasi ulama, serta usut tuntas tewasnya enam mujahid laskar pengawal IB HRS yang terjadi medio 7 Desember 2020 silam.

Baca Juga :  Polres Lampung Utara All Out Amankan Malam Pergantian Tahun Baru 2022

Sebagai informasi, yang menjadi point penting dari pernyataan sikap Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman, yakni adanya dugaan pemaksaan kasus hukum secara berlebihan atas penahanan IB HRS dengan pasal kerumunan saat pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat.

Selain itu, Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman juga meminta dengan tegas kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, untuk bersikap tegas memerintahkan Kapolri guna memberikan sanksi berat terhadap oknum pelaku penembakan yang menyebabkan tewasnya enam mujahid pemuda Islam pengawal IB HRS.

Juga meminta kepada DPR-RI bersama Presiden segera membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta.

Sementara itu, Ketua DPRD Kab. Lampura, Romli, menyatakan, pihaknya sepakat agar ada pengusutan tuntas atas tewasnya enam mujahid pengawal IB HRS serta aspirasi lainnya yang disampaikan Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman.

“Saya sangat sepakat untuk menyampaikan aspirasi ini hingga di tingkatan tertinggi. Namun, sebagai bagian dari pemerintah, kami selaku legislatif memiliki sistem yang terbatas,” ucap Romli, yang didampingi Wakil Ketua I Madri Daud; Wakil Ketua II Dedi Sumirat; Ketua Komisi IV Arnold Alam, dan Herwan Mega.

Meski demikian, Romli menegaskan apapun alasannya, tidak dapat dibenarkan peristiwa penembakan yang menewaskan enam mujahid pengawal IB HRS.

“Oknum-oknum pelaku penembakan tersebut tak ubahnya dari sekelompok preman yang tidak berperikemanusiaan,” tegas Romli.

Dirinya juga menyepakati agar tidak adalagi upaya mendeskreditkan dan tindakan kriminalisasi terhadap ulama dari kalangan manapun.

“Untuk itu, DPRD Lampura siap mengakomodir sikap Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman dengan menyampaikannya ke tingkat Provinsi Lampung maupun ke Presiden,” kata Romli.

Senada, Wakil Ketua I Madri Daud sangat mengapresiasi pernyataan sikap yang disampaikan Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman.

Baca Juga :  Kapolres Lampura Hadiri Rakor Lintas Sektoral Percepatan Vaksinasi

“Untuk kita mahfumi bersama, saat ini pemerintah terdiri dari pihak eksekutif dan legislatif.  Tapi, aspirasi ini tetap akan kami sampaikan meskipun secara berjenjang,” kata Madri Daud.

Dirinya berharap kabupaten yang berjuluk Ragem Tunas Lampung ini dapat hidup rukun tanpa adanya sikap dan tindakan diskriminatif.

Terpantau, dalam Aliansi Umat Islam Lampung Utara Anti Kezaliman, dihadiri sejumlah tokoh ulama, disertai perwakilan dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Lampura, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampura, HMI, PII, IMM, Majelis Taklim (MT) SAS, MT Darul Iksan, MT Annisa, MT Al-Furqon, PPTQ Al-Mursili, FKUI Lampura, juga sejumlah tokoh pemuda. (ardi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampura

5 Agustus 2022 - 16:03 WIB

Peringati Tahun Baru Islam 1444 H, Polres Lampura Gelar Doa Bersama

4 Agustus 2022 - 12:26 WIB

Agenda Wabup Lampura Padat, Kabid Infokom : Kami Berjibaku dengan Waktu

4 Agustus 2022 - 01:26 WIB

Anggaran Dinkes Lampura Bocor, Kejari Lampura Pantau Adanya Double Costing

29 Juli 2022 - 20:19 WIB

DR. Slamet Haryadi: Problematika Audit BPK di Sekretariat DPRD, APH Lampura Dapat Dipastikan Lakukan Pantauan

28 Juli 2022 - 07:53 WIB

Terkait Pekerjaan Peningkatan Saluran Irigasi Wayrarem, Kapten Jauhari Sebut Kinerja Wartawan “Tolol”?

26 Juli 2022 - 21:08 WIB

Trending di Lampung Utara
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini: